Tiap tempat punya budayanya masing-masing. Kata peribahasa kan di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kamu akan diterima di manapun kalo kamu kamu bisa menghargai dan menghormati budaya setempat.
Tapi ada juga lho budaya yang dominan. Produk budayanya menyebar ke mana-mana, dari sikap, makanan, pakaian, elektronik, musik, komik, alat transportasi, sampai apapun yang dihasilkan, bisa berfungsi dengan baik dalam sendi kehidupan masyarakat di tempat lain.
Jepang adalah contoh negara yang gemar nyebarin produk budayanya ke seluruh dunia. Setelah kalah pada Perang Dunia II, mereka seperti punya agenda khusus dalam hal ekspansi budaya. Gak cuma anak muda Indonesia kok yang baca manga atau main game online, tapi juga banyak anak di berbagai pelosok dunia.
Kali ini kita gak ngebahas produk budaya Jepang yang populer, tapi secara spesifik ngasih tahu ke kamu, apa aja sih sikap ke-Jepang-an yang harus ditiru oleh orang sini. Yang baik-baik kok. Yang jelek buang aja ke laut.
Kerja Keras
Orang Jepang itu terkenal sebagai pekerja keras. Tanpa etos kerja maksimal gak bakal ada tuh namanya ekonomi Nippon bisa setara dengan negara-negara maju di Eropa dan Amerika. Perang Dunia II ngasih sumbangan terbesar perihal ini. Jadi pas mereka dulu hancur lebur, gak ada pilihan lain buat orang Jepang selain bekerja membangun ekonomi mereka demi bertahan hidup. Serba gak enak. Belom lagi Jepang kan gak punya sumber daya alam melimpah kayak di sini. Indonesia udah dikasih enak dari sananya. Udah ngerti kan kenapa di sini enak banget males-malesan. Di sana gak bisa gitu.
Cinta Budaya Sendiri
Gak ada ceritanya orang Jepang makan rendang, yang ada orang sini doyan nge-sushi. Gak ada ceritanya juga orang Jepang pake batik, yang ada orang sini pada seneng bergaya harajuku. Orang sini entah kenapa banyak yang obsesif dengan kebudayaan luar, ketimbang merhatiin budaya sendiri. Apa karena lebih menarik apa minder sama diri sendiri ya.
Disiplin
Istilah jam karet adanya di Indonesia. Gak bakal ada tuh telat-telat kalo kamu janjian sama orang Jepang. Mereka sangat disiplin dan efisien dalam pemakaian waktu. Bukan cuma on time, mereka tuh in time. Mereka pun dikenal sebagai pejalan cepat. Apa-apa dikehendaki presisi.
Malu Sama Diri Sendiri
Kayaknya istilah 'gak tahu malu' gak berlaku deh di Jepang. Karena itulah ada budaya harakiri dalam dunia samurai (bunuh diri dengan nusukin pedang ke perut kalo kalah dalam pertarungan) dan loncat dari gedung karena malu gak bisa nampilin performa terbaik dalam pekerjaan.
Ambisius
Masih ingat dengan propaganda Kekaisaran Jepang? Mereka nyebut dirinya dan dengan bangga ngomong ke orang lain bahwa Jepang adalah pemimpin, cahaya, dan pelindung Asia. Bayangin sebelnya kayak apa tuh satu Asia digituin sama mereka. Tapi siapa juga yang berani ngelawan, karena mereka pikir bener juga. Cuma Jepang yang sanggup berkoar kayak gitu. Itu tandanya mereka punya visi misi yang mendukung sebuah ambisi.
Gaya Hidup Sehat
Kalo di Indonesia yang pekerja keras gak asing dengan penyakit, tapi kenapa di Jepang yang terkenal pekerja keras sehat-sehat aja? Indeks kesehatannya juga yang terbaik di dunia. Gak lain karena gaya hidup dan makanan yang mereka konsumsi. Banyak makan ikan dan sayuran adalah salah satu kuncinya. Orang sini kayaknya kurang suka jalan kaki ya. Makanya kredit motor murah banget.
Kerja Tim
Penting banget dalam sebuah proses kerja. Gak kayak di Barat yang menjunjung tinggi opini pribadi, di Jepang mereka punya tempat lebih untuk pendapat orang lain. Gak bicara langsung juga malah dianggap sopan di sana. Bukannya malu-malu ya. Cuma ini soal harmoni. Kalo kebersamaan udah terjaga, bagi mereka enak deh mau ngapain juga.
Sopan Santun
Bersalaman dan memberi hormat satu sama lain harus kamu lakukan dalam berbisnis dengan orang Jepang. Di sini? Ngantri aja kayaknya susah banget.
Masih mau nambahin karakteristik orang Jepang yang pantas ditiru orang Indonesia? Coba ramaikan di kolom komentar ya.
Kunjungi Sumber


No comments:
Post a Comment