Showing posts with label berbagi berita. Show all posts
Showing posts with label berbagi berita. Show all posts

Tuesday, 25 August 2015

Siapa bilangnJomblo itu ga bahagia????


Suara.com - Jika Anda berpikir bahwa menjadi lajang akan membawa kesedihan dalam hidup, Anda mungkin salah. Pasalnya sebuah penelitian menyebut bahwa para lajang juga bisa memiliki kehidupan yang bahagia dan memuaskan.

"Temuan kami menunjukkan bahwa mereka yang memilih untuk tetap lajang cenderung kurang bahagia dibandingkan mereka yang memiliki kekasih atau sudah bekerluarga, tapi tak semua orang mengalaminya. Sebagian yang memilih lajang melaporkan bahwa mereka bahagia dan puas dengan kehidupan saat ini," kata pemimpin penelitian Yuthika Girme, dari University of Auckland.

Sebagian lajang yang bahagia dengan kehidupannya, menurut peneliti umumnya memiliki ketakutan atau trauma tertentu ketika menjalani suatu hubungan. Sehingga, dengan menjadi lajang mereka merasa lebih aman dan bahagia.

Untuk mendapatkan temuan ini peneliti melakukan survei terhadap 4000 responden berusia 18-94 tahun di Toronto, Kanada Amerika Serikat. Seperlima dari responden memilih untuk  menjadi lajang di sisaa hidupnya.

Hasil penelitian menyebut bahwa menjadi lajang bisa mengurangi rasa cemas dan traumatik yang ditimbulkan dari menjalani sebuah hubungan percintaan. Ini yang mengakibatkan responden lajang bahagia dengan status kesendiriannya. (Zeenews)

Kunjungi Sumber

Kulkas Tanpa Listrik dari Sumatera Juara di AS

Karya ilmiah kulkas tanpa listrik dan freon oleh 2 siswi SMAN 2 Sekayu, Sumsel, mendapat 2 penghargaan di ajang Intel ISEF 2014 di Los Angeles, AS.


Dokumentasi Intel
Muhtaza Aziziya Syafiq (kiri) dan Anjani Rahma Putri (kanan) bersama pemenang lain dalam acara penerimaan penghargaan Intel ISEF 2014 di Los Angeles, Amerika Serikat.
JAKARTA, KOMPAS.com -- Dua siswi SMA Negeri 2 Sekayu, Sumatera Selatan, yaitu Muhtaza Aziziya Syafiq dan Anjani Rahma, meraih dua penghargaan di Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF) 2014 di Los Angeles, Amerika Serikat, pada 11-16 Mei 2014. Mereka melakukan penelitian dan pengembangan kulkas tanpa listrik dan tanpa freon.

Melalui karya ilmiah berjudul "Green Refrigerant Box", Muhtaza dan Anjani sukses meraih penghargaan Development Focus Award dan hadiah senilai 10.000 dollar AS dari US Agency for International Development (USAID). Mereka juga meraih Penghargaan Ketiga senilai 1.000 dollar AS di kategori Engineering: Materials & Bioengineering.

Karya ilmiah kulkas tanpa listrik dan freon ini fokus pada pemanfaatan kayu gelam sebagai solusi alternatif untuk pendingin buah dan sayur.

Dengan teknologi yang dikembangkan Muhtaza dan Anjani, suhu awal 28 derajat celsius di kulkas tanpa listrik dan freon ini mampu turun menjadi 5,5 derajat celsius dalam waktu 2 jam 20 menit.

Ide mengembangkan teknologi tersebut didasari atas potensi sumber daya alam buah-buahan dan sayur-sayuran di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Namun, daerah itu memiliki masalah yang berkaitan dengan listrik.

Intel selaku pihak yang membawa teknologi Muhtaza dan Anjani ke Intel ISEF 2014 percaya bahwa generasi muda adalah kunci untuk mengembangkan inovasi. Muhtaza dan Anjani diharapkan bisa menjadi inspirasi siswa lain untuk terlibat dalam ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika sebagai dasar untuk kreativitas.
    
“Dunia membutuhkan lebih banyak ilmuwan, kreator, dan pengusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengatasi tantangan global,” kata Director Public Affairs Intel Indonesia, Deva Rachman.

Intel ISEF tahun ini diikuti oleh lebih dari 1.700 ilmuwan muda yang dipilih dari 435 kompetisi di lebih dari 70 negara di seluruh dunia.

Selain pemenang utama, lebih dari 500 finalis menerima penghargaan dan hadiah untuk penelitian inovatif mereka, termasuk 17 pemenang Best of Category, yang masing-masing menerima hadiah sebesar 5.000 dollar AS. Intel Foundation juga memberikan hibah senilai 1.000 dollar AS untuk masing-masing sekolah dari pemenang dan kompetisi lokal yang mereka wakili.

Selain itu, Intel Foundation juga memilih sejumlah siswa yang mendapatkan penghargaan untuk menghadiri kompetisi sains selama 11 hari di Tiongkok. Mereka berkesempatan berbicara dengan para peneliti Intel di Shanghai dan mengunjungi Pusat Penelitian Panda di Chengdu.
Kunjungi Sumber

Monday, 24 August 2015

DPR Anggarkan Kasur 12 Milyar??

Anggaran pembelian kasur sebesar Rp 12 miliar itu diungkap oleh Direktur Center for Budget Analysis Uchok Sky Khadafi melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Sabtu (22/8). Uchok mengatakan publik mempertanyakan kepada ketua DPR, untuk apa beli kasur. "Masak DPR mau beli tempat tidur kasur, memang anggota dewan itu mau tidur atau mau bekerja?" tukasnya. Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Roem Kono menanggapi hal tersebut, dia mengaku tidak tahu soal anggaran itu. Dia berdalih, hal itu merupakan urusan Sekjen DPR. "Itu domain dari kesekjenan DPR. Kita itu tidak berwenang, dan sejauh ini tidak terlihat masalah kok," ucap Roem Kono ketika dihubungi merdeka.com, Sabtu (22/8). Roem tetap bersikukuh bahwa hal tersebut bukan wewenang Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR melainkan domain kesekjenan DPR. "Sekali lagi itu kesekjenan, dalam pengelolaan, ya urusan kesekjenan DPR," tandasnya. Dia menegaskan, jika memang ada mark up (penyimpangan anggaran) dalam pengadaan kasur maka pelakunya penyimpangan bisa dikenakan pidana. "Kalau itu ada korupsinya tangkap saja, kalau itu ada penyelewengan tangkap saja," tegas Roem. Politikus senior Golkar itu malah balik bertanya apa yang dipermasalahkan dengan harga kasur itu. "Kamu cek harga kasur di pasaran, berapa harganya, kan masing-masing merek ada harganya. Kasur banyak merek kalau dana itu di-mark up ya sudah usut," paparnya. Roem juga menjelaskan, selama ini anggaran operasional tahunan DPR dikelola oleh pihak sekjen DPR yang mekanismenya menjadi domain pihak eksekutif. "Langsung saja, kenapa pusing-pusing dan tangkap itu pelakunya. Saya belum mempelajari itu, kami akan meninjau itu semuanya. Itu bukan urusannya kita (Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR) selama itu tidak menjadi kasus ya tidak mempersoalkan, saya hanya kontrol pengawasan saja," pungkasnya. Sebelumnya, DPR tengah berupaya mengegolkan 7 proyek yang masuk dalam Pencanangan Penataan Kawasan Parlemen dengan membangun museum, alun-alun demokrasi, perpustakaan, pusat kajian legislasi, dan gedung baru bagi para anggota dewan. Namun, prasasti yang sudah disiapkan batal diteken oleh Presiden Jokowi pada 14 Agustus lalu.

Saturday, 22 August 2015

Seorang Tukang Kayu Bernama Tuhan, "Mereka Tidak Percaya Nama Saya Tuhan"

KOMPAS.com/Ira RachmawatiWarga Dusun Krajan Desa Kluncing Kecamatan Licin memiliki nama unik yaitu Tuhan. Sehari-hari Tuhan berprofesi sebagai tukang kayu.

BANYUWANGI, KOMPAS.com — Tukang kayu asal Dusun Krajan, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi, ini mendadak tersohor dan banyak diperbincangkan karena bernama Tuhan.

Ayah dua anak itu mengaku tidak mengetahui alasan bapak dan ibunya memberikan nama Tuhan kepada dirinya.

"Bapak dan ibu saya sudah meninggal. Nama kakak-kakak saya juga seperti orang kebanyakan," ujar Tuhan ketika ditemui, Jumat (21/8/2015).

Dia juga mengaku bahwa selama ini dirinya tidak merasa aneh dengan nama yang disandangnya.

"Hanya, beberapa minggu terakhir ini, banyak yang tanya nama saya yang sebenarnya. Mereka tidak percaya nama saya Tuhan. Ya sudah, saya kasih (lihat) KTP saya saja," ungkapnya.

Lelaki kelahiran 30 Juni 1973 itu menjelaskan, sebagian besar tetangganya menyebutnya "Toha".

Tuhan merupakan anak bungsu dari 7 bersaudara dari pasangan Jumhar dan Dawiyah. Saudara-saudaranya bernama Juni, Aisyah, Halifah, Ainan, Nasiah, dan Isroli.

"Saya asli Desa Kluncing sini," ungkapnya.

Kedua anak perempuannya bernama Novita Sari dan Dwi Lestari.

"Yang satu sudah menikah, dan satunya masih SD kelas VI," ungkap Tuhan.

Sementara itu, Husnul Hotimah, istri Tuhan, mengaku tidak masalah dengan nama unik yang disandang oleh suaminya.

"Sama sekali tidak jadi beban. Sama orang-orang malah sering buat guyona. (Mereka bilang) bahwa saya menikah sama Tuhan dan rumah Tuhan ada di Desa Kluncing, Banyuwangi," katanya sambil tersenyum.


Penulis: Kontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati
Editor: Caroline Damanik



Kunjungi Sumber

Dilupakan, Orang-orang kaya ini tak dikenal publik.

Inilah deretan orang super kaya di dunia yang keberadaannya tidak dikenal dan dilupakan banyak orang.

Kekayaan merupakan simbol kekuatan ekonomi seseorang sangat kuat. Orang yang kaya dengan harta yang melimpah tentunya akan dipandang sebagai seseorang kelas atas, atau seseorang yang memiliki status sosial yang tinggi di masyarakat. Dengan kekayaan seseorang dapat dikenal oleh orang banyak. Dengan kekayaan pula lah semua kebutuhan hidup bisa dipenuhi.

Orang super kaya seperti Bill Gates, Larry Ellison, atau pun Jeff Bezos merupakan nama yang sangat familiar dan bahkan tidak ada yang bertanya pun akan tahu kepada mereka. Ketiga nama tersebut merupakan para milioner yang selalu tampil di majalah ataupun media yang memberitakan tentang orang-orang kaya di dunia.

Meski demikian, ternyata di dunia ini masih ada orang kaya yang keberadaannya tidak diketahui banyak orang. Orang-orang kaya ini seolah tidak dikenal dan dilupakan oleh masyarakat. Padahal kekayaan yang dimiliki orang-orang ini sangatlah banyak, bahkan dari mereka ada yang merupakan otak di belakang produk yang dipakai banyak orang di berbagai dunia.

Berikut adalah Lima orang sangat kaya raya di dunia yang tidak dikenal banyak orang atau dilupakan masyarakat :

Jorge Paulo Lemann

Lima Orang Kaya di Dunia Yang Di Lupakan

Lemann merupakan salah satu orang terkaya dunia yang keberadaannya tidak dikenal atau dilupakan banyak orang. Total kekayaan yang dimilikinya mencapai USD 26 miliar atau setara dengan Rp 362 triliun. Pria asal Brazil ini merupakan seorang bankir sukses. Bersama dua temannya di perbankan yakni Marcel Telles dan Carlos Sicupira, Lemann memegang kendali saham di InBev, yang berbasis di Belgia.

Pria ini juga mempunyai kontrol besar pada Lojas Americanas, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang ritel di Brasil. Dia juga mendirikan Banco Garantia di 1971, dan terbukti sukses menjadi investasi pertamanya. Kemudian dia menjual bisnis ini tahun 1998 dengan nilai mencapai USD 675 juta.

Aliko Dangote

Lima Orang Kaya di Dunia Yang Di Lupakan

Aliko Dangote adalah pengusaha dan orang kaya dari Nigeria. Dia dianggap sebagai orang terkaya Afrika namun jarang orang yang tahu. Keberadaannya pun seolah dilupakan banyak orang. Masyarakat lebih tahu dengan orang super kaya dari Amerika dan Eropa ketimbang dari Afrika. Kekayaan Dangote disebut mencapai USD 17,1 miliar atau setara dengan Rp 237 triliun.

Dangote menjadi orang kaya semenjak perusahaan produksi gulanya melantai di bursa saham Nigeria. Selain itu, dia juga mempunyai pabrik semen dan tebu. Namun kedua bisnis ini dihentikan karena dia ingin fokus pada bisnis produksi gula.

Dangote memulai karirnya semenjak berusia 21 tahun. Dia menjadi seorang pedagang investasi dengan meminjam uang pamannya. Kemudian dia mengembangkan usahanya dengan mendirikan Dangote Group. Perusahaan kini juga melayani investasi di industri tekstil, minyak dan gas, serta manufaktur garam dan real estate.

Kjeld Kirk Kristiansen

Lima Orang Kaya di Dunia Yang Di Lupakan

Kristiansen merupakan salah satu orang terkaya dunia yang jarang dikenal orang. Padahal, total kekayaan pria yang tinggal di Denmark ini mencapai USD 9,5 miliar atau setara dengan Rp 132 triliun.

Kristiansen adalah cucu dari pendiri perusahaan Lego. Dia pernah menjalankan perusahaan selama 25 tahun, namun ketika perusahaan mengalami kerugian besar, dia mengundurkan diri pada 2004 silam.

Namun demikian, dia masih menjadi wakil ketua dan pemilik tunggal Lego. Dia tidak menyerah dan mulai merestrukturisasi perusahaan dengan menjual beberapa aset Lego seperti empat taman hiburan Legoland. Perusahaan Lego akhirnya kembali hidup. Lego kini masih menjadi salah satu perusahaan terbesar pembuat mainan. Perusahaan kini kembali sukses meraup untung.

Sammy Ofer

Lima Orang Kaya di Dunia Yang Di Lupakan

Meskipun dia baru saja meninggal, namanya masih layak disebut sebagai salah satu orang terkaya dunia. Sammy Ofer adalah warga Tel Aviv, tapi lahir di Rumania dan tinggal di Monako. Dia dan keluarganya mempunyai kontrol penuh akan perusahaan pelayaran global. Dia juga menanamkan investasi di bidang real estate dan perbankan.

Keluarga Ofer adalah pemegang Zim melalui Israel Corp, yaitu perusahaan jasa pengapalan dan kilang bersama dengan Israel Chemicals. Harga saham Israel Corp naik dua kali lipat pada 2009 silam dan perusahaan terus berkembang semenjak saat itu. Keluarga Ofer juga memegang saham Royal Caribbean yang bergerak di bidang kapal pesiar mewah.

Kerajaan bisnis Sammy Ofer kini diambil alih oleh Eyal Ofer yang nilainya mencapai USD 9,3 miliar.

Reinhold Wurth

Lima Orang Kaya di Dunia Yang Di Lupakan

Wurth merupakan pengusaha asal Jerman dengan kekayaan mencapai USD 7,3 miliar. Ketika berusia 19 tahun, Wurth mengambil alih bisnis grosir ayahnya yang disebut Wurth Group. Kini, perusahaan mampu mencetak penjualan USD 12,5 miliar atau setara dengan Rp 101 triliun.

Mungkin tidak banyak orang yang mengenal Wurth Group. Padahal, perusahaan ini juga mempunyai saham di perusahaan energi surya dan perbankan. Putri Reinhold Wurth, Bettina baru baru ini mengambil alih Wurth Group sebagai kepala dewan pengawas.

Reinhold Wurth kini memilih pensiun dan bersantai menikmati kekayaannya. Dia memiliki lisensi pilot dan bisa menerbangkan pesawat sendiri. Dia juga penikmat seni dan memiliki koleksi seperti karya Picasso dan Edvard Munch.

Nah itulah beberapa orang kaya di dunia namun tidak banyak dikenal orang. Keberadaannya seolah dilupakan, namun mereka sangat menikmati dengan kekayaan yang mereka miliki bahkan jauh dari yang namanya pemberitaan yang miring membuat mereka jauh dari prasangkan negatif di media.


Kunjungi Sumber

Indonesia DIJUAL



DARI LAPAK SEBELAH JUST FYI :

1. Di masa Raffles (1811) pemilik modal swasta hanya boleh menguasai lahan maksimal 45 tahun; di masa Hindia Belanda (1870) hanya boleh menguasai lahan maksimal selama 75 tahun; dan di masa Susilo Bambang Yudhoyono (UU 25/2007) pemilik modal diperbolehkan menguasai lahan selama 95 tahun. Teritorial Indonesia (tanah dan laut) telah dibagi dalam bentuk KK Migas, KK Pertambangan, HGU Perkebunan, dan HPH Hutan. Total 175 juta hektar (93% luas daratan Indonesia) milik pemodal swasta/asing(Sumber : Salamuddin Daeng(SD), Insititut Global Justice (IGJ)

2. Sebanyak 85% kekayaan migas, 75% kekayaan batubara, 50% lebih kekayaan perkebunan dan hutan dikuasai modal asing. Hasilnya 90% dikirim dan dinikmati oleh negara-negara maju. Sementara China tidak mengekspor batubara, Sekarang kita harus bertarung di pasar bebas dagang dengan China – Asean. Ibarat petinju kelas bulu diadu dengan petinju kelas berat dunia. Pasti Knock-Out ! Siapa yang melindungi rakyat dan tanah tumpah-darah kita ini?(Sumber : SD-IGJ)

3. Beberapa tahun terkhir kita impor 1,6 juta ton gula, 1,8 juta ton kedelai, 1,2 juta ton jagung, 1 juta ton bungkil makanan ternak, 1,5 juta ton garam, 100 ribu ton kacang tanah, bahkan pernah mengimpor sebanyak 2 juta ton beras(Sumber : RR) Pastinya ada yang salah dengan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia menyangkut sektor pertanian. Pasti juga ada agen kapitalis yang bermain di balik penindasan yang terjadi terhadap para petani Indonesia ini.

4. Penerimaan negara dari mineral dan batubara (minerba) hanya 3 persen (21 trilyun pada tahun 2006). Padahal kerusakan lingkungan dan hutan yang terjadi sangat dahsyat dan mengerikan!. Devisa remittance dari para tenaga kerja Indonesia (TKI) saja bisa mencapai 30 trilyun pada tahun sama.[Sumber : Tjatur Sapto Edy-(TSE)] Jadi kemanakah larinya hasil emas, tembaga, nikel, perak, batubara,timah,aluminium dan seterusnya, yang ribuan trilyun itu?…

5. Dari permainan ekspor – impor minyak mentah, pelaku perburuan rente migas ‘terpelihara’, dan setiap tahun negara dirugikan sampai 4 trilyun. Namun menguntungkan ‘oknum’ tertentu yg dikenal sebagai MR TWO DOLLARS dan memiliki hubungan dg penguasa(Sumber : RR).Inikah penyebab pansus BBM DPR RI tidak berkutik ? Malah mantan ketua pansus yang gagal itu jadi MENTERI.

6. Disepakati kontrak penjualan gas (LNG) ke luar negeri dengan harga antara tiga hingga 4 dollar Amerika/mmbtu. Padahal saat kontrak disepakati harga pasar internasional US$ 9/mmbtu(Sumber : TSE). Gas dipersembahkan buat siapa? Siapa yang bermain?

7. Dengan standar buatan Indonesia orang miskin di negeri ini tahun 2006 berjumlah 39 juta (pendapatan perhari 5.095,-) Tapi kalau memakai standar Bank Dunia/standar internasional US$ 2 per hari, maka orang miskin di Indonesia lebih kurang 144 juta orang (65%)(Sumber : FB). Lalu apa yang kita banggakan dari pemimpin bangsa ini?

8. Dengan 63 hypermarket, 16 supermarkets di 22 kota (termasuk 29 hypermartket Alfa dan jaringannya di seluruh Indonesia), maka Carefour Indonesia (komisarisnya jenderal-jenderal) total menguasai bisnis ritel. Bagaimana nasib jutaan warung-warung kelontong milik rakyat kecil? Atas nama liberalisme pasar semua digusur? (Sumber : Penelusuran di internet)

9. Sampai sekarang jumlah mall dengan konsep one stop shopping di JKT sekitar 80an dan akan bertambah tahun ini menjadi 90an. Sementara pasar tradisional yang dikelola PD Pasar Jaya tinggal 150an dlm keadaan “babak belur”. SIAPAKAH PEMILIK MALL ?? Sementara penghuni pasar tradisional mayoritas pribumi yg dengan memelas dan menjerit pendapatannya terus melorot. Siapa peduli mereka? Persaingan atas nama ideologi apa ini ? Atau penindasan rakyat macam apa ini? (Sumber : Penelusuran di internet)

10. Sepuluh tahun kedepan Indonesia akan impor biji gandum lk 10 juta ton (butuh devisa lk 42,5 triliun rupiah).Sekarang masih 5 juta ton/tahun. Itu artinya akan jadi importir terbesar didunia.Kebijakan pertanian dan pangan yg tidak pro petani/rakyat, membuat kita tergantung pada impor gandum dari AS, Kanada dan Australia. Budaya makan mie,roti dll ikut andil(sukses marketing kapitalis juga). Padahal di Meksiko mampu memproduksi mie dari tepung jagung atau di China Selatan dari tepung beras. Indonesia sebenarnya mampu membuat yang seperti itu bahkan tepung sagu melimpahruah, kalau mau. Tapi bisnis impor gandum dan jual beli terigu sudah jadi “kerajaan tersendiri” yang dinikmati kapitalis. Tak peduli kesengsaraan petani Indonesia.(Sumber : Penelusuran di internet).

11. Sampai saaat ini kebutuhan daging sapi nasional sekitar 400 ribu ton(1,8 juta ekor sapi).dari jumlah tsb baru bisa dipenuhi lk 65%. kekurangannya diimpor dari AS, AUSTRALIA, SELANDIA BARU, KANADA, IRLANDIA, BRAZIL. Pemerintah mencanangkan swasembada daging sapi thn 2014. tapi yang terjadi sejak tahun lalu adalah serbuan daging sapi impor, sapi siap potong impor, daging sapi beku impor yang menghantam usaha peternakan rakyat. Tak tergambar bagaimana program utk merealisasikan swasembada daging tsb secara gamblang.Tak beda dengan impor kedele, jagung, kacang tanah, gula dll berujung pada tdk diberdayakannya secara optimal kemampuan petani/peternak utk mengisi pasar dalam negeri guna menghadapi kebiasaan impor yang hanya menguntungkan segelintir pengusaha /kapitalis. Rezim ini berpihak ke siapa?(Sumber : Penelusuran di internet)

12. Tahun 2008 adalah tahun monumental bagi industri otomotif di Indonesia. Tercatat penjualan 607.151 unit mobil dan lk 6.000.000 unit sepeda motor.Tentusaja AGEN TUNGGAL PEMEGANG MERK(ATPM)berpesta, apalagi PRINCIPALnya. Apakah Pemerintah dan Rakyat Indonesia mendapat manfaat dari pesta tsb ? Ya tentu. Tapi tidak sebanyak yang diraih bila Indonesia punya merk mobil nasional sendiri lewat pembelian lisensi seperti yang ditempuh Malaysia, India, China, Iran dan Korsel. Sudah puluhan tahun gagasan punya merk mobil nasional tapi kandas. Tommy, Bakri dan Texmaco sdh mencoba tapi kandas. Apakah karena kekuatan kapitalisme pada industri otomotif Indonesia sedemikian mencengkeram sehingga kita tak berdaya atau political will yang lemah ? Kenapa Malaysia bisa dengan PROTON nya ?(Sumber : Penelusuran di internet)

13. Penjualan putus gas Donggi Senoro ke Mitsubishi , menghilangkan potensi perolehan negara sebesar USD 500.000.000/tahun atau Rp 4,5 triliun(hitungan DR.Kurtubi).padahal Pertamina jauh lebih pengalaman dalam membangun dan menjual LNG. Kenapa aset negara strategis ini dilepas begitu saja? Sementara rakyat harus membeli gas dengan “harga dunia”yang 5x lebih mahal?

14. Seperti dalam berbagai bidang Malaysia dulu banyak belajar dari Indonesia trmasuk Petronas awalnya banyak belajar dari Pertamina.tapi kini aset Petronas 5x lebih besar dari Pertamina.(Sumber : Dr. Kurtubi dan Marwan Batubara). Apakah karena kehebatan orang Malaysia atau karena Pertamina secara perlahan digrogoti dari dalam oleh mafia migas/konspirasi kapitalis?

15. Indonesia disebut TANAHAIR. 175 jt ha TANAH dalam bentuk HPH,HGU,KONTRAK KARYA. AIRTAWARNYA dikuasai 246 perusahaan air minum dalam kemasan(AMDK). 65% dipasok oleh perusahaan asing (AQUA DANONE dan ADES COCACOLA). AQUA DANONE milik Prancis menguras air Indonesia dari 2001 sd 2008 saja lk 32.000.000.000 liter dengan laba yang dilapor hanya Rp 728 milyar. Pada label disebut dari mata air pegunungan,padahal dari exploitasi air tanah.Banyak kebohongan pihak AQUA yang dilansir Marwan Batubara(Tokoh LSM KPK-N),mulai dari volume,pajak,laba hingga dampaknya. Dan yang paling mengerikan menurut Erwin Ramadhan, ancaman terhadap ketersediaan air tawar di Indonesia, akan kering dimasa datang? TANAHAIR milik siapa?

16. Hutang Luar Negeri Indonesia (Pemerintah dan Swasta) sebesar dua ribu lima ratus trilyun rupiah (2.500.000.000.000.000) diantaranya dibuat selama 5 th pemerintahan SBY sebesar 300an triliun.. Bunga dan cicilan pokok 450 trilyun. Pertumbuhan ekonomi 4 – 6 % per tahun hanya untuk biaya bunga dan cicilan pokok hutang luar negeri.Sebuah sumber menyebut negara telah bangkrut secara akuntansi karena hutang lebih besar dari assets. Kekuatan ekonomi bangsa Indonesia telah terjebak dalam hutang berkepanjangan (debt trap) hingga tak ada jalan keluar! Kita akan terus hidup bergantung pada hutang.Sementara itu diduga ada mafia dlm “permainan hutang” ini yg mengambil keuntuangan dari “selisih bunga pinjaman hutang”.makin banyak pinjaman makin menguntungkan mafia ini. oh lintah darat terus menghisap darah rakyat.[Sumber : SD-IGJ, FUAD BAWAZIER(FB), RIZAL RAMLI(RR)]

17. Empat puluh tahun lalu pendapatan rakyat Asia Timur rata-rata sebesar US$ 100, bahkan China cuma US$ 50. Kini Malaysia tumbuh 5 kali lipat lebih besar dari pendapatan Indonesia, Taiwan (16 kalilipat), Korea (20 kalilipat), China (1,5 kalilipat) dan telah jadi raksasa ekonomi, politik, dan militer di ASIA.(Sumber : RR). Ke mana hasil sumber daya alam kita yang sudah dikuras selama hampir 40 tahun ini? Ya memperkaya negara Barat, Singapura,ASIA Timur dan tentu saja oknum2 KAPITALIS di INDONESIA.

18. Ekonomi Indonesia hanya dikendalikan oleh 400-an keluarga yang menguasai ribuan perusahaan Sejak Orde Baru mereka dapat monopoli kredit murah, perlindungan tarif, kuota, dan sebagainya. Semua itu karena mereka memberi upeti kepada penguasa(Sumber : RR). Sementara usaha kecil yang puluhan juta dianiya, digusur, dan dipinggirkan.

19. Akibat dari BLBI 1997, maka banyak bank berantakan. Kemudian direkapitalisasi ratusan trilyun. Bunga rekapitalisasi setiap tahunnya ditanggung oleh rakyat Indonesia melalui APBN sebesar puluhan trilyun untuk jangka 30 tahun ke depan(Sumber : FB). Yang menikmati BLBI di antaranya Syamsul Nursalim dkk, ongkang-ongkang kaki di Singapura(bahkan melalui Ayin tetap menjalin “persahabatan” dg PENGUASA Ind). Parahnya lagi, sekarang keadaan perbankan 66-70% sudah dikuasai oleh modal asing(Sumber : SD-IGJ). Sebagian bank yang dikuasai asing itu menikmati bunga rekapitalisasi yang ditanggung oleh APBN tersebut. Kesimpulannya, negara Indonesia ini sudah berantakan dalam aspek-aspek mendasarnya (teritori, keuangan, hutang).

20. Dengan iming-iming pinjaman US$ 400 juta dari the World Bank, Undang-Undang Migas harus memuat ayat: Indonesia hanya boleh menggunakan maksimal 25% hasil produksi gas-nya. Bayangkan, kita eksportir gas terbesar di Asia, tapi penggunaan gas-nya diatur dari luar. Akibatnya PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Asean Aceh Fertilizer, tutup karena kekurangan pasokan gas(Sumber : RR). Ini tikus mati di lumbung padi! Bahkan sekarang harga gas untuk rakyat mau dinaikkan lagi.

21. Dengan total anggaran belanja 3.660 trilyun (tahun 2005 s/d 2009), selama 1825 hari kerja, rezim ini hanya mampu menurunkan jumlah orang miskin dari 36,1 juta (16,6%) menjadi 32,5 juta (14,15%).Sumber lain malah menyebut terjadi penambahan jumlah orang miskin. Sementara pengangguran terbuka makin meningkat dari 7% menjadi lebih-kurang 8,5%. Padahal sebagian rakyatnya sudah rela jadi “kuli” di ARAB SAUDI, HONGKONG, SINGAPURA, MALAYSIA, KORSEL dll. Mau ke mana rakyat dan negeri ini dibawa…? (Sumber : Hasil penelusuran di internet)

22. Untuk pemenangan PEMILU dan PILPRES(selain “PROYEK CENTURY”), demi bertahannya rezim ‘anak manis’ ini, maka majikan dari luar memberi bantuan pinjaman sekitar 50 trilyun untuk mengambil hati orang desa, masyarakat miskin,dan pegawai negeri (PNPM, BLT, GAJI ke-13, JAMKEMAS, KUR, RASKIN, dll)(Sumber : SD-IGJ). Utang makin bertambah demi citra rezim di mata rakyat ‘bodoh’. Ditambah lagi dengan UTANG, untuk kesejahteraan pegawai DEPKEU atas nama REFORMASI BIROKRASI, sebesar hampir 15 trilyun, yang menghasilkan GAYUS MARKUS. Alamak…, makin sempurna kejahatan rezim ini!

23. Dugaan kekayaan negara yang hilang sia-sia: 1>. Dengan memakai asumsi Prof. Soemitro 30% bocor, maka kalau APBN 2007 sebesar 750 trilyun, maka bocornya lebih kurang 250 trilyun. 2>. Penyelundupan kayu/pencurian hasil laut, pasir, dan lain-lain 100 trilyun. 3>. Potensi pajak yang tidak masuk kas negara tahun 2002 (menurut Kwik Kian Gie) sekitar 240 trilyun kalau sekarang misalnya dua kali lipat, maka angkanya berkisar 500 trilyun. 4>. Subsidi ke bank yang sakit menurut Kwik 40 trilyun tahun 2002. Maka secara kasar potensi pendapatan negara yang hilang sia-sia totalnya 890 trilyun. Itulah salah satu sebab rakyat tetap miskin, segelintir orang mahakaya, dan negara tertentu kecipratan menjadi kaya.

24. Tahun 2005 BPK menemukan 900 rekening gelap senilai 22,4 trilyun milik 18 instansi pemerintah. Pada waktu itu ada 43 instansi yang belum diaudit(Sumber : FB). Jadi masih banyak uang negara yang gelap yang belum dimanfaatkan. Kenapa mesti menghutang untuk memberi rakyat raskin dan BLT? Kenapa jalan-jalan raya di tengah kota banyak yang bolong-bolong? Kenapa begitu banyak orang yang mengemis di pinggir-pinggir jalan?

25. Tahun 2003 BUMN Indosat dijual ke TEMASEK SINGAPURA dengan harga 5 triliun.Selama lk 5 tahun TEMASEK telah meraup keuntungan lk 5 triliun laba dari bisnis telekomunikasi tsb. Artinya secara kasar modal sudah kembali. Tahun 2008 TEMASEK menjual Indosat ke QATAR TELECOM senilai 16 triliun. Itu keuntungan mutlak hanya dalam 5 tahun dari perusahaan Singapura. Siapa yang pintar dan siapa yang “pura-pura bodoh”? Ini salah satu dosa rezim neolib yang tak akan dilupakan rakyat.(Sumber : Penelusuran di internet).

26. Menurut BPK ; “kerugian negara akibat ilegal logging 83 milyar/hari atau 30,3 triliun/tahun. ¾ hutan alam telah musnah. Setahun hilang seluas negara Swiss. Belum termasuk kerugian ekologis(banjir,longsor,kekeringan, hilangnya satwa,gas rumah kaca)”. Apa hubungannya dengan RRC atau Malaysia yang jadi juara export kayu lapis di dunia yang dulu dijuarai Indonesia?

27. Menurut ER Hardjapamekas, tahun 2008 , 36 Kepala Daerah diduga korupsi. Tiga tahun terakhir nilai yang dikorupsi lk 1.600 milyar. Sejak reformasi lk 1.000 anggota DPRD terlibat korupsi bernilai lk 200 milyar. Ini yang terungkap… cuma puncak gunung es…

28. Meskipun Cina menerapkan hukuman berat terhadap koruptor sampai 4800 pejabat negara dieksekusi didepan regu tembak tahun 2007, namun tahun 2009 pejabat terbukti korupsi meningkat 2,5% menjadi 106.000. Ini yang diduga menyebabkan peningkatan jumlah yang dieksekusi mati antara 8.000an sampai 10.000an (BATAVIASE.CO.ID 05 APRIL 2010). Indonesia yang “hanya memenjarakan dengan hukuman relatif ringan” (tak ada yang dieksekusi) lk 500an pejabat sejak 5 tahun terakhir, tentu tak mempunyai efek jera.

29. Salah satu dampak buruk skandal CENTURY ,pegawai rendahan tahu para BOS melakukan korupsi besar tapi tak ada tindakan hukum/politik.Akibatnya mereka yang rendahan merajalela melakukan koropsi seperti cerita pak SAPARI sbb ;” TENDER 800 JT. KETIKA MENANG LANGSUNG DIPOTONG 300 JT.PADA SAAT PELAKSANAAN RIELNYA CUMA SISA 250 JT. BERARTI PROYEK DIKERJAKAN DENGAN NILAI CUMA 30% ALIAS KORUPSI 70% (Sumber : Sapari, kontraktor, Jakarta,editorial Metro Tv, 10 Agustus 2010 pk. 07.30).Ini permainan orang bawah. tak merasa ada beban.mereka makin merasa ada pembenaran dari skandal Century.

30. Dlm kasus bencana Teluk Mexico Presiden Obama berhasil mendaptkan komitmen ganti rugi dari Biyond Petrolium(BP) sebesar USD 20 M. Dalam kasus Lapindo yang oleh Rahmat Witoelar (mantan Menneg KLH) disebut BUKAN BENCANA ALAM, malah pemerintah melalui APBN (DARI PAJAK RAKYAT!) harus menanggung beban Lapindo sebesar Rp 7,2 triliun dari 2010 sd 2014(Sumber :Marwan Batubara).lebih besar dari uang Century yang dirampok.

31. Presiden AS Richard Nixon menginginkan kekayaan alam Indonesia diperas sampai kering. Indonesia ibarat realestate terbesar didunia yang tak boleh jatuh ke tangan Uni soviet atau China(Charlie Illingworth,seperti dikutip B Shambazy dalam buku John Perkins” Membongkar Kejahatan Jaringan Internasional. Bagaimana realita Indonesia setelah 40 tahun “pesan Nixon” ? Minyak , gas, emas,batubara, tembaga dll hampir kering dijarah. Ditambah dengan jeratan utang menggunung. Apakah para agen Nixon belum kenyang dan belum tobat?

32. “Aku akan bekerja membangkrutkan negara negara yang menerima pinjaman sehingga negara negara itu selamanya akan terjerat utang . setelah itu mereka akan jadi sasaran empuk kepentingan kami (USA), berkait dengan ;pangkalan militer,hak suara di PBB,akes ke minyak bumi atau sumberdaya alam lainnya”. (John Perkins : ” CONFESSION OF AN ECONOMIC HIT MAN “)

33. Di barat kita bermasalah dengan Malaysia, di timur (NTT) ada masalah dengan tumpahan minyak(ledakan sumur)blok Montara milik PT TEP(Australia/Thailand).Tumpahan ini telah merugikan secara sosial ekonomi dan lingkungan Indonesia. Menurut Gubernur NTT nilai kerugian akan berakumulasi antara 2,5 sd 3 triliun mencakup 20.358 KK nelayan.Sikap Pem RI terhadap Australia/Thailand sangat lambat.Padahal kasus ini sudah lebih setahun(lebih dulu dari kasus Teluk Mexico yang diselesaikan cuma 2 bulan oleh Obama).PEM RI malah telah keluarkan biaya penanggulangan sekitar rp 900 juta. Penanganan dan klaim sangat lambat.bagaimana kedaulatan kita?akan diselesaikan diam2?

34. PETRONAS menguasai 1 juta ha PSC MIGAS dan 400 ribu ha (ada yang menyebut dua juta ha) lahan sawit di Indonesia dikuasai Malaysia.Kedua bisnis tsb seluruhnya seluas 3x pulau Lombok(sumber;SD-IGJ), Investasi senilai USD 1,2 M, 2 JUTA TKI dll seharusnya menjadi alat penekan PEM RI dalam rangka perundingan perbatasan dengan Malaysia.Tak ada perundingan yang sukses tanpa pressure.takada diplomasi santun dengan tetangga yang kurang ajar.

35. Amerika Serikat adalah negara brandal(rogue state) terbesar di muka bumi. Ia mensponsori kudeta a.l. di Indonesia (1965) dan bahkan dengan dukungan institusi keuangannya/Depkeunya juga IMF , menimbulkan aksi devaluasi kejam terhadap aset2 di Asia Timur/Tenggara termasuk Indonesia (1997) yang menciptakan pengangguran massal dan menihilkan seluruh kemajuan yang telah dicapai selama bertahun tahun di Asia Timur/Tenggara termasuk di Indonesia.(lihat NEO IMPERIALISME karya DAVID HARVEY hal 44 dst).Mungkinkah peristiwa tsb berulang lagi di Indonesia dalam pola yang lebih kreatif?

36. Indonesia adalah eksportir sawit terbesar di dunia. namun sebagian besar kebun sawit adalah pengusaha Malaysia. Pabrik olahan sawitnya dibangun di Malaysia dan Singapura.padahal sawit mempunyai 38 produk turunan (bahkan ada yang menyebut 100 an lebih). Indonesia tdk mendapat nilai tambah dari sawit.justru yang terjadi paradox/ketimpangan besar antara pengusaha dengan rakyat yang hidup di sekitar perkebunan (A.Prasetyantoko,FTW,Agsts 2010).Di MalaysiaTKI diexploitasi sebagai “budak”(ada 50ribuan anak anak TKI yang tdk sekolah di Sabah), di Tanahair sendiri jadi kuli di kebun orang Malaysia.TRAGIS DAN IRONIS.

37. Sejak 1998 sd 2009 lebih kurang 474 UU telah disahkan. Yang paling menyedihkan adalah UU bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam. Ciri umum UU tsb adalah ; 1. Hilangnya campurtangan negara dalam perekonomian dan diserahkan pada mekanisme pasar. 2. Penyerahan kekuasaan pada modal besar/asing dalam rangka ekspansi dan eksploitasi sumber daya alam di Indonesia.3.Perlakuan diskriminatif terhadap mayoritas usaha rakyat(Sumber : IGJ<April 2010). Tidak heran karena biaya amandemen UUD 45 dan pembuatan UU dibiayai UNDP, NDI,BANK DUNIA,ADB,USAID total $ US 740 juta ( Sumber : PETISI 28). Makin melapangkan jalan nekolim menguasai ekonomi Indonesia.

38. Menko Perekonomian menargetkan investasi mencapai 3.100 triliun sampai 2014(Sumber :SIB 25/6/2010). Padahal dalam 15 tahun terakhir investasi asing tidak mencapai 1.000 triliun atau cuma sekitar USD 76.469 M(Sumber : SD-IGJ). Dengan investasi dibawah 1.000 triliun saja pihak asing sdh menguasai lk 75% sumber kekayaan alam,sumber keuangan/perbankan dan aktifitas perdagangan di Indonesia. Bila target tsb terwujud ditambah UU yang pro asing/kapitalis serta sikap “kurang nasionalis” para politisi/penguasa, maka bukankah sama dengan kita menyerahkan bangsa dan rakyat (kedaulatan kita) bulat2 ke kaum imperialis?

39. Hutang perkepala rakyat Indonesia meningkat selama pemerintahan SBY , dari 5,8 juta (2004) menjadi 7,7 juta(2009). Jumlah hutang meningkat 31% dalam 5 tahun terakhir. PENINGKATAN TERBESAR SEPANJANG SEJARAH(Sumber : Tim Indonesia Bangkit). Cicilan pokok plus bunga yang dibayar dalam 6 tahun terakhir adalah 877,633 triliun(Sumber : SD-IGJ,Agsts 2010).Lebih besar dari APBN 2007.Melebihi seluruh pendapatan dari pajak setahun. Membangun atau menggali lubang…?

40. Indonesia akan benar2 jadi NEGARA GAGAL?Mnurut Rotberg(2002) gejala negara gagal 1.Keamanan rakyat tak bisa dijaga 2.Konflik agama/etnis tak usai 3.Korupsi merajalela 4.Legitimasi negara menipis 5.Pusat tak berdaya hadapi masalah dalam negeri 6.Rawan terhadap tekanan luar negeri 7.dll. Dalam bukunya COLLAPSE(2005) PROF JARED DIAMOND(UCLA), Indonesia diramalkan akan jadi NEGARA GAGAL,seperti SOMALIA,ETIOPIA,RWANDA dll. AYO BANGKIT BERSAMA.SELAMATKAN INDONESIA !JANGAN SIBUK SELAMATKAN DIRI MASING2 DONG !

41. Thn 1984 ekspor Indonesia US$ 4 MILYAR, CHINA hanya US$ 3 milyar. Dua puluh tahun kemudian Indonesia US$ 70 MILYAR, CHINA US$ 700 milyar. Dalam bidang pembangunan jalan tol Indonesia memulai lbh awal 10 tahun dari Malaysia dan 12 tahun dari China. Sekarang panjang tol Malaysia lk 6.000 km dan China lk 90.000 km. Sementara Indonesia cuma 630 km (Sumber :JEFFREY SACH).Skedar indikator betapa tertinggalnya kita.

42. Dari 1,3 milyar penduduk China ada 70 juta anggota Partai Komunis yang didoktrin utk berbuat terbaik utk rakyat/negaranya. Mereka adalah tim yang 24 jam nonstop memikirkan kemana negaranya akan dibawa.(Sumber : Mayjen Purn. Sudrajat,mantan Dubes di China). Rahasia kemajuan China lainnya :sangat kuat menjaga persatuan dan stabilitas keamanan(ala Soeharto?), falsafah : “mewujudkan dunia benar2 surga”,menegakkan hukum konsisten(sdh lk 10.000 koruptor dieksekusi !)dll. Benar sabda Nabi Muhammad SAW; kejarlah ilmu sampai ke negeri China.

43. Dana pemilu,pilpres dan pemilukada tahun 2009 diperkirakan sekitar 50 triliun(Sumber : Dradjad Wibowo,MI.Com 14/3/09). Lk 5% APBN. Demokrasi mahal. Yang terjadi adalah “demokrasi criminal/ crime democracy” (istilah Rizal Ramli). KRIMINAL PROSESNYA (sbagian beli suara, manipulasi,skandal Century,IT dan DPT,kolusi dan nepotisme nomor urut caleg dll). KRIMINAL OUTPUTNYA (“sekongkol” atur anggaran, contoh anggaran perjalanan 19,5 triliun, tidak serius tuntaskan skandal Century, kasus pemilihan Gub BI dll). Harus segera dibangun demokrasi yang bermartabat. Anggaran partai harus dari Negara supaya akuntabel dan tidak dibajak oleh kapitalis/corporatokrasi, lahir politisi yang akuntabel, bermutu, berintegritas. UU Pemilu/Parpol/Parlemen(MD3) harus dirubah dan spiritnya membuka ruang bagi tumbuhnya demokrasi yang sehat. Outpun lain dari demokrasi kriminal adalah KADER BANGSA TERBAIK (jujur, trackrecord bagus, cerdas, berintegritas) TERELIMINASI/ TERGUSUR dari proses recruitment politik dan birokrasi, sehingga tidak dapat tampil jadi PEMIMPIN BANGSA (hanya karena tak cukup uang/ sponsor/ tak punya power cantolan atau memang mereka menolak bermain uang/ memakai sponsor/cantolan). Yang EKSIS adalah sebagian mereka yang mau bermain dalam system demokrasi kriminal(dan karena itu tak heran bila lembaga politik bahkan birokrasi banyak dihuni “ bukan kader bangsa terbaik” dan karena itu tak punya visi serta komitmen membangun bangsa dengan sungguh2 dan benar). Sistem demokrasi yang benar dan sehat SEMESTINYA melahirkan KADER BANGSA TERBAIK PADA POSISI TERBAIK dan itu menjadi prasyarat menuju kejayaan sebuah bangsa.

44. Luas rata rata lahan petani Karawang 0,33 ha dengan nilai pendapatan rata rata perbulan lebih kurang Rp 700 ribu (Rp 23 ribu perhari). Angka “hidup layak minimal” di Karawang Rp 1,2 jt/bulan ,sementara upah minimum 2010 adalah Rp 1,1 juta/bln( Kompas 25/9/10). Petani Karawang adalah PAHLAWAN yang menyuplai beras utk warga.dan elit2 Jakarta.tapi siapa yang peduli dengan mereka? BENARKAH mereka tersentuh pembangunan? Bagaimana mereka menyekolahkan anak?berobat kalau sakit? Sawah tergenang banjir? Semoga saat kita menyuap NASI kita ingat dan doakan Petani Karawang dan semua Petani Indonesia .

45. Ada lebih kurang 30 juta rakyat Indonesia tidak punya rumah (Sumber;Prof.DR.D.Rachbini). Lebih besar dari seluruh penduduk Malaysia. Di zaman Orba ada rumus pembangunan rumah 1,3,6 (tiap bangun 1 rumah mewah ada kewajiban bangun 3 rumah menengah dan 6 rumah sederhana). Kekuatan lobby kapitalis membuat rumus tsb redup. Yang muncul adalah wanita2 cantik di layar kaca berceloteh tentang rumah idaman. Jutaan rakyat kecil di gang gang kumuh menonton kemolekan “agen kapitalis” tsb sembari merenung tentang harga apartemen yang “cuma satu koma empat milyar”. Para purnawirawan risau dengan nasib rumah yang dihuninya. Benarkah Negara menyejahterakan rakyatnya? Tanah dan bangunan untuk siapa?

46. “Kami telah terbiasa selama 30 thn trakhir ini memenuhi 95% kebutuhan kami dg swasembada. Kami hanya impor secuil. Sanksi internasional akan bawa berkah kemakmuran bagi kami. Negara2 Eropa akan rugi besar akibat sanksi thdp kami “(Pres Iran Ahmadinejad,21 Sep 2010 di New York.)” Tugas kami adalah utk memainkan peran penting dalam membebaskan dunia dari imperialisme, kapitalisme dan hegemoni neoliberal yang saat ini mengancam keberlangsungan hidup umat manusia” ( Kol.Purn. Hugo Chavez,Pres.Venezuela, 27 Juni 2010).”Roh Soekarno” sudah minggat? Tak betah di Tanahair beta? Bangsa yang telah terjebak hutang ribuan triliun tak mungkin bisa tegak kepalanya seperti Iran, Venezuela atau China.

47. Disatu sisi APBN dalam 5 tahun terakhir meningkat 100%. Sumbngan dari pajak 70%, khusus dari PPH dan PPN significant. Tapi subsidi terus menurun dari 23,69% tahun 2005 menjadi 14,29% tahun 2010(Sumber ; SD-IGJ). Padahal kenaikan APBN seharusnya makin memperkuat BASIS KEBIJAKAN EKONOMI KERAKYATAN/ NASIONAL. bukan malah memberi stimulus fiskal(73 triliun tahun 2009 dan 60 triliun tahun 2010) kepada sektor swasta/asing. Pencabutan subsidi listrik/kenaikan TDL (yang sangat memberatkan rakyat!) misalnya bukankah salah satunya karena ingin mengakomodir kepentingan perusahaan2 asing yang ingin investasi disektor kelistrikan? APBN mengabdi untuk siapa?

48. Meskipun China dan India impor minyak masing masing 60% dan 80% dari kebutuhan dalam negerinya tapi tetap mensubsidi rakyatnya. INDONESIA yang punya cadangan 80 miliar barel (seharusnya bisa memproduksi 1,5 jt barel/hari daripada sekarang yang cuma 960 ribu) dan jauh lebih besar potensi minyaknya dari kedua negara tsb (Sumber : DR.KURTUBI), malah sibuk dengan rencana mengurangi subsidi utk rakyatnya. Padahal Indonesia masih punya cadangan gas yang luar biasa yang bisa mengganti peran minyak di industri. Mengapa subsidi utk rakyat yang terus diutak atik? Bukankah masih BANYAK PILIHAN KEBIJAKAN utk membela rakyat dan MEMPERKUAT BASIS EKONOMI KERAKYATAN melalui KEBIJAKAN MIGAS tanpa harus mengurangi subsidi? Minyak dan gas salah kelola? Dipersembahkan buat siapa?

49. Struktur sektor perbankan secara umum tlah dikuasai asing. Bank yg dominan saham asing ; DANAMON (68,83%), BUANA(61%), UOBI(100%), NISP(72%), OCBC(100%), CIMB NIAGA(60, 38%) BII(55,85%), BTPN(71,6%). Meskipun msh minoritas tapi BANK PANIN dan PERMATA masing2 sdh dikuasai asing dengan 35% dan 44,5%. Tahun 2011 akan dijual/privatisasi 10 BUMN, termasuk MANDIRI dan BNI .Selama 5 thn (2004- 2009) kredit bank asing Cuma ngucur 19,34% dan sekarang cendrung turun.dibawah bank pemerintah/swasta nasional(Sumber : AE. YUSTIKA, INDEF). Kerja bank memang NYEDOT UANG, tapi sedotan bank asing lari kemana ya?

50. Kekayaan Indonesia 10 tahun terakhir ini meningkat 5 kali lipat menjadi Rp16.200 triliun, tertinggi peningkatannya di ASIA PACIFIC. Dari 232 juta penduduk Indonesia, 60ribu orang punya kekayaan diatas 1 juta USD( lk rp 9 M), 20%(46.400.000 orang)kekayaannya antara 10ribu USD sd 100 ribu USD(Rp 90jt sd Rp 900 jt). Delapan puluh(80%) atau 185.600.000 orang kekayaannya dibawah USD 10 ribu atau Rp 90 jt(Sumber: Riset Global Wealth Report). Kekayaan meningkat tapi hutan gundul, perut bumi dikuras habis. Yang maha kaya segelintir manusia. Yang miskin makin melarat. Yang maha kaya simpan duitnya dimana ya ?

=====
Tulisan : FUAD BAWAZIER(FB), RIZAL RAMLI(RR)



Disadurn dari fb temen

Friday, 21 August 2015

Ketika "Dari Sabang Sampai Merauke" dinyanyikan anak-anak kecil di Filipina.

Ini kisah untuk merenungkan kemerdekaan Indonesia, nasionalisme, dan apa artinya menjadi seorang Indonesia.
Apa yang membuat seseorang disebut sebagai orang Indonesia? Saya, Mick Basa, berasal dari Filipina, dan sekarang pindah ke Indonesia. Ini adalah sebuah keputusan yang diawali kisah dan penemuan pribadi yang sangat menyentuh, beberapa tahun yang lampau.
Saya (berkacamata), bersama teman-teman. Image via http://www.rappler.com/
Saya (berkacamata), bersama teman-teman. Image via http://www.rappler.com/
Mengapa Indonesia? Itu pertanyaan yang dilemparkan pada saya lagi dan lagi sejak saya pindah ke negara ini. Dalam banyak kesempatan, saya katakan jawaban termudah sehingga orang akan tidak akan bertanya-tanya lagi: karena Indonesia adalah negara yang indah. Karena orang-orangnya hangat. Budayamu jauh lebih baik dari apa yang kita miliki di tanah air saya di Filipina.
Ini adalah jawaban manis yang saya tahu sebagian besar dari kamu ingin dengar dari seseorang yang berasal dari negara yang tidak jauh berbeda dari negaramu. Kami juga memiliki jutaan orang yang hidup di bawah garis kemiskinan. Politisi korup. Infrastruktur konyol. Kualitas pendidikan yang suram. Setiap kali saya diminta untuk menceritakan seperti apa Filipina, saya sering mendapatkan reaksi seperti, oh, Indonesia jauh lebih baik. Saya kemudian akan menyetujui.
Kamu lihat, saya tidak punya banyak waktu untuk berdebat mengenai hal ini. Saya juga tidak ingin mendedikasikan bagian besar dari hidup saya menyakiti kebanggaan nasional teman-teman saya. Setelah seorang teman bertanya berapa Peso Filipina ketika dikonversi ke rupiah Indonesia. Hari ini Peso berada di sekitar 300 IDR. Dia dengan cepat berkata, nilai uang kami lebih besar dari kamu. Saya hanya tersenyum. Tentu saja, yang terjadi adalah sebaliknya.
Salah satu alasan utama saya menutup bibir saya setiap kali terpojok untuk menjawab pertanyaan seperti ini adalah bahwa saya takut saya akan lebih banyak punya musuh daripada teman, dengan melontarkan pikiran tersebut.
Pada akhirnya pertanyaan tersebut akan mengungkap betapa personalnya alasan saya pada akhirnya memutuskan pindah ke Indonesia. Semua ini dimulai tiga tahun lalu di bagian selatan Filipina, yang wilayahnya berbatasan dengan negaramu.

Bertemu orang-orang Sangir.

Kisah ini bercerita tentang orang-orang yang bermigrasi ke Filipina pada tahun 1950-an. Mereka menyebut diri mereka orang-orang Sangir, suku dari kelompok-kelompok kecil dari pulau-pulau di Sulawesi Utara.
Ada ribuan dari mereka yang tinggal di pulau Balut dan Sarangani, keduanya termasuk wilayah Filipina. Kadang-kadang, mereka menyebut diri mereka orang Indonesia. Di lain waktu, mereka menganggap diri mereka orang Filipina, terutama generasi baru Sangir yang belum pernah melihat Indonesia.
Penumpang tidur di dek, pada sebuah kapal yang melintasi Selat Sarangani. Foto oleh Mick Basa.
Penumpang tidur di dek, pada sebuah kapal yang melintasi Selat Sarangani. Foto oleh Mick Basa.
Hanya beberapa hari sebelum Natal tahun 2012, saya berlayar ke Mabias, pelabuhan provinsi Sarangani di Filipina yang dimiliki oleh kedua pulau tersebut secara politik.
Perjalanan memakan waktu 8 jam dari General Santos City, menumpang feri kelas menengah yang memuat berkarung-karung beras, ayam, sabung ayam, kambing, peti-peti berisi botol soda, dan orang-orang yang pulang kampung dari pulau utama Mindanao di Filipina selatan.
Tepat sebelum kami akan naik kapal, kami diberitahu bahwa kapal itu tidak lagi menerima penumpang karena sudah mencapai kapasitas penumpang maksimum, dan perjalanan berikutnya yang akan mengangkut penumpang adalah pada bulan Januari tahun berikutnya. Saya menawar-nawar untuk naik kapal dengan alasan saya sedang bergegas untuk mengumpulkan fakta-fakta dari cerita yang sudah harus saya selesaikan. Akhirnya, setelah berbicara dengan salah satu penjaga pantai, kami diizinkan naik!
Image via rappler.com
Image via rappler.com
Di Pakiluaso, sebuah desa pantai kecil yang dihuni sekitar 30 keluarga di Pulau Balut, saya bertemu dengan Nerlyn Sasamu Dagcutan. Ia adalah seorang wanita berkulit gelap dan bertulang besar. Dagcutan adalah seorang pamong, istilah Indonesia untuk penjaga desa. Sebagai pamong, tugas utamanya adalah untuk melatih pemuda Sangir muda untuk berbicara Bahasa Indonesia, bahasa nasional kamu.
Tidak seperti di banyak perguruan tinggi negeri di mana dosen bisa menyajikan materi dengan menggunakan proyektor multimedia, Dagcutan tidak memiliki apa-apa kecuali sepotong kapur dan papan tulis yang berdebu di dalam sebuah sekolah berukuran 20 meter persegi yang mereka pinjam pada hari Sabtu. Sekolah tersebut kebetulan dimiliki oleh pemerintah Filipina, di mana pada hari lainnya, para siswa mendapatkan pendidikan, tapi dengan cara Filipina.
Dagcutan memiliki tugas mulia lain pada hari Sabtu. Terlepas dari mengajar Bahasa Indonesia, dia mengajarkan anak-anak untuk menyanyikan lagu-lagu seperti “Dari Sabang Sampai Merauke.”
Dalam bahasa Inggris, seperti yang Anda tahu, artinya seperti: “dari Sabang sampai Merauke, pulau-pulau berjajar, mereka sambung menyambung, untuk menjadi Indonesia.”
Anak-anak menghafal lagu tersebut dengan hati, tanpa tahu di mana pulau ini, atau apa makna dari lagu tersebut. Namun untuk Dagcutan, dia mengatakan adalah penting bahwa anak-anak belajar tentang tanah air mereka.
Guru di Sangir mengajarkan kita pentingnya menghargai bahasa ibu. Foto oleh Mick Basa.
Guru di Sangir mengajarkan kita pentingnya menghargai bahasa ibu. Foto oleh Mick Basa.
Saya menceritakan kisah mereka karena banyak dari kamu yang tidak diragukan lagi kewarganegaraannya, namun kadang-kadang terlibat dalam perkelahian hanya karena alasan sepele.
Pada bulan April lalu, salah satu seniman yang paling dihormati di dunia, Anggun Cipta Sasmi, dan salah satu kebanggaan negara kamu, menulis surat terbuka kepada Presiden Jokowi, memohon dia untuk memberikan grasi kepada mereka yang akan dihukum mati di bulan itu.
Tapi membaca komentar di media online, saya melihat bahwa beberapa dari kamu mengatakan bahwa dia tidak punya urusan untuk mencampuri masalah di Indonesia. Dengan pindahnya dia ke Perancis, kamu mengatakan, dia kehilangan kaitan moral untuk membawa masalah ini agar diperhatikan dunia. Dia bukan lagi orang Indonesia, katamu.
Pendapat sebagian dari kamu ini membawa ingatan saya kembali ke orang-orang seperti Dagcutan dan lebih dari 6.000 orang keturunan Indonesia yang tinggal di Mindanao.
Jika ini terjadi pada Anggun yang terkenal, aku takut orang Indonesia di Filipina bisa mengalami nasib yang sama. Bagaimana jika mereka mulai meminta Jokowi untuk melihat ke dalam penderitaan mereka sebagai orang yag secara de facto tidak punya kewarganegaraan?  Akankah kamu  juga mempertanyakan identitas mereka juga, karena mereka tidak lagi hidup di Indonesia?
Tidak sukar dibayangkan bahwa orang-orang ini juga telah lama ingin memberitahu pemerintah pusat Indonesia tentang penderitaan mereka.
Hal seperti ini terjadi di negara saya juga.
Veronica Pedrosa, seorang wartawan internasional yang orang tuanya terpaksa tinggal di pengasingan di London selama rezim diktator dari mantan presiden Ferdinand Marcos, pernah mengaku bagaimana nasionalismenya akan dipertanyakan “ketika saya berbicara di Filipina.”
Hari ini, ketika negara kamu merayakan ulangtahunnya yang ke-70, saya bertanya: Apa yang membuat seseorang disebut sebagai orang Indonesia?
Apakah menjadi pemegang KTP dan menjadi seseorang yang lahir di Indonesia, dan bisa berbicara bahasa nasional cukup untuk membuat seseorang diakui sebagai orang Indonesia?
Globalisasi telah membuat batas-batas hancur, dengan identitas baru terbentuk dan yang lainnya memudar. Orang menyeberang perbatasan untuk mencari kehidupan yang lebih baik.
Seperti yang terjadi, generasi baru berharap bisa menaiki gelombang ini dengan merangkul bahasa Inggris sebagai pengantar di sekolah-sekolah. Namun beberapa hal cukup sensitif pada saat ini. Bahasa, saya diberitahu oleh beberapa dosen saya, adalah salah satu pilar dari identitas nasional. Yang lainnya bahkan akan mengatakan bahwa merangkul bahasa Inggris menodai identitas seseorang Indonesia.

Takdir bersama dan masa depan.

Seorang pemikir dari zaman modern Indonesia, Benedict Anderson akan setuju bahwa bagian dari rasa nasionalisme adalah bahasa yang digunakan bersama. Tapi dia juga mengatakan bahwa “nasionalisme muncul ketika di wilayah fisik tertentu, penduduk suatu negara mulai merasa bahwa mereka berbagi nasib yang sama, masa depan bersama.”
Apa masa depan bersama bisa dibagi jika ekonomi Indonesia tumbuh hanya dengan membawa kabar baik bagi kelas menengah dan kelas atas, dan bukan untuk 40% dari penduduk miskin yang hidup di bawah $2 per hari?
Apa masa depan bersama bisa dibagi jika aturan hukum berada di luar jangkauan?
Bukankah nasionalisme lebih dari sekedar bahasa yang kita gunakan?
Sangat menarik untuk mengeksplorasi identitas nasional Dagcutan ini: selain menjadi penghubung, dia juga merupakan pemimpin desa di Pakiluaso. Hukum Filipina idealnya tidak mengizinkan orang asing untuk memegang jabatan publik. Seperti Indonesia, menerapkan hukum di Filipina adalah cerita lain, dan yang entah bagaimana ‘menguntungkan’ Dagcutan ini.
Bahkan, surat suara Indonesia mencapai pulau mereka; dan suara mereka dihitung untuk setiap pemilu legislatif dan presiden. Meskipun kadang-kadang, hal-hal seperti ini hanya menambah krisis identitas mereka: Apakah kita orang Indonesia atau Filipina?
Sebagai orang Indonesia, mereka menunaikannya dengan mengunjungi tanah air mereka sebulan sekali. Seorang Indonesia lain yang tinggal di Pulau Balut, Afrede Lahabir, bercerita kepada saya. Tiga tahun lalu.
Lahabir adalah seorang nelayan yang pulang kampung untuk bertemu kerabat pada kesempatan khusus. Saya ingat bahwa  dia pernah mengundang saya untuk ikut dengannya ke Matutuang, bagian dari kelompok kepulauan Sangihe. Dengan perahu, dia mengatakan kepada saya bahwa kita bisa mencapai daerah tersebut dari Balut selama antara 3 dan 6 jam.
Alfrede Lahabir dan keluarganya. Mereka tinggal di Selatan Mindanao bersama kurang lebih 6000 orang keturunan Indonesia lainnya. Foto oleh Mick Basa.
Alfrede Lahabir dan keluarganya. Mereka tinggal di Selatan Mindanao bersama kurang lebih 6000 orang keturunan Indonesia lainnya. Foto oleh Mick Basa.
Pertanyaan mengenai identitas Indonesia adalah sesuatu yang lebih baik kamu sendiri yang menjawabnya. Pada akhirnya, sebagai wartawan, saya melemparkan pertanyaan, bukan sebaliknya.
Cerita dari Sangir memiliki cara membentuk kehidupan saya sebagai pemegang kewarganegaraan Filipina yang legal. Banyak dari kita tidak melihat ini sebagai masalah. Kami tidak pergi ke tempat tidur harus berpikir tentang siapa kita sebenarnya. Akte kelahiran dan paspor bilang aku Filipina. Kamu Indonesia karena KTP kamu mengatakan demikian.
Tapi untuk orang-orang seperti Dagcutan dan Lahabir, mereka dianggap sebagai alien di tanah tempat mereka tinggal. Sebagai warga negara non-Filipina, mereka sering menemukan diri mereka dalam kesulitan dengan kepemilikan tanah, dan akses ke asuransi yang disponsori negara. Sekali lagi, ini adalah masalah yang  tidak harus kami alami, karena pemerintah kami mengakui kami sebagai warga negara mereka.
Saya datang ke Indonesia untuk mudah-mudahan membawa pertanyaan mereka di sini.
Pulau Balut, dekat perbatasan Indonesia-Filipina. Image via Rappler.com
Pulau Balut, dekat perbatasan Indonesia-Filipina. Image via Rappler.com
Pada hari itu saya sedang mempersiapkan untuk meninggalkan pulau Balut tiga tahun lalu, salah satu dari anak-anak Lahabir bertanya pada saya, “Kapan kau akan kembali?”
“Saya tidak tahu, po (Sangir untuk adik),” jawab saya. Saya tidak tahu.
Saya duduk di depan perahu sehingga mereka tidak bisa menangkap saya meneteskan air mata yang kemudian ditelan laut.
Dua tahun kemudian, saya bergabung dengan Rappler sebagai reporter bisnis.
Tapi cerita Sangir yang begitu kompleks terus hadir dalam tidur saya, suara mereka terus menghantui saya. Kapan kau kembali? Kamu harus lebih banyak bercerita tentang kami.
Hari ini saya di sini di negara yang mereka bayangkan sebagai rumah mereka.
Artikel ini diterjemahkan dari tulisan Mick Basa, dimuat di rappler.com.

Menuju Laman Asli
Lazada Indonesia